9 Maret 2017: Hari Biasa Pekan I Prapaskah




Hari Biasa Pekan I Prapaskah
Est. 14:10a.10c,-12,17-19; Mzm. 138:1-2a, 2bc-3; 7c-8; Mat. 7:7-12

DOA KRISTIANI SEHARUSNYA BERBUAH MELIMPAH

“Jadi jika kamu yang jahat, tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya”
(Mat. 7:11)

 

Doa “Bapa Kami” yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada para murid, kini semakin diberi “daging”nya. Permohonan “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya” dikuatkan dengan tiga kata kunci “mintalah, carilah, dan ketoklah”. Sikap dan semangat itulah yang mau dikembangkan di dalam kehidupan para murid Yesus. Seorang anak Allah pastinya akan diberi yang terbaik. Anak yang meminta roti pastinya takkan diberi batu; anak yang meminta ikan takkan diberi ular

Lantas, semangat apakah yang mau ditanamkan Tuhan Yesus pada para muridNya? Doa Kristiani selalu mencapai hasilnya. Kita bisa memetik buah-buah dari doa itu. Misalnya, semakin berdoa, semakin mengenal diri sendiri. Semakin berdoa, semakin terasah tajam nurani kita. semakin berdoa, semakin kasih menyelimuti hati kita. Semakin berdoa, semakin nyata belas kasih ada pada kita. Semakin berdoa, semakin hasrat untuk berbuat keadilan pada sesama. Semakin berdoa, semakin hidup kita beradab. Ajaran Yesus untuk berdoa tak kunjung putus ini agar doa-doa kita itu berbuah melimpah. Jika tidak berbuah apa-apa, mungkin kita harus memeriksa doa-doa kita. Jika Allah senantiasa menyatakan kebaikan dan kasih sayangNya pada kita, seharusnya juga kita melakukan hal yang sama pada sesama.
 

Pertanyaan reflektif:

Periksalah doa-doa yang kita ucapkan, apakah doa-doa itu menghasilkan buah-buah kehidupan dalam hidup kita? Jika belum atau tidak, mengapa?
 

Marilah berdoa:

(Mzm. 138)

Aku hendak bersyukur kepadaMu dengan segenap hati, di hadapan para dewata aku bermazmur bagiMu. Aku hendak bersujud ke arah baitMu yang kudus.

Aku memuji namaMu, oleh karena kasih setiaMu, sebab Kaubuat namaMu dan janjiMu melebihi segala sesuatu. Saat aku berseru, Engkau menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.

Tuhan, tangan kananMu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setiaMu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tanganMu!

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin.
 

(RD. B. Hardijantan Dermawan)