Anugerah Indulgensi oleh Gereja pada Tahun Kerahiman Allah

 
Apa dan bagaimana itu indulgensi? Menurut Kanon 922, Indulgensi adalah penghapusan dari hukuman-hukuman sementara atas dosa untuk orang beriman Kristiani yang berdisposisi baik serta memenuhi syarat tertentu. Dalam Tahun Yubileum Kerahiman Allah ini, syarat untuk memperoleh indulgensi penuh adalah menerima sakramen tobat, berziarah dan mengikuti Novena yang ditetapkan oleh Gereja. Sedangkan indulgensi sebagian diperoleh ketika salah satu dari syarat itu tidak dapat dipenuhi.

Gereja menganugerahkan indulgensi ini secara khusus dalam Tahun Kerahiman Allah jika umat melakukan: Momen 24 jam untuk Tuhan (Menerima Sakramen Tobat, Merenungkan Kitab Suci, Mengikuti Perayaan Ekaristi dan melakukan Adorasi Pribadi), Adorasi, rekoleksi, novena dan amal kasih (Adorasi Jumat Pertama, Rekoleksi/Sharing Iman 9 kali berturut pada (Pagi) Sabtu Pertama, Novena 9 Kali pada Misa Sabtu Sore Pekan I dan pada hari Minggu umat didorong melakukan amal kasih nyata), dan Ziarah 9 Gereja di Keuskupan Agung Jakarta (Semua paroki di Keuskupan Agung Jakarta dapat menjadi tempat berziarah, namun salah satu yang wajib dikunjungi adalah Gereja Katedral).

Gerakan yang akan menjadi fokus pada Tahun Kerahiman Allah 2016 adalah meliputi 2 bidang: 1. Ungkapan Iman berupa gerakan pendalaman spiritualitas atau hidup rohani melalui kegiatan-kegiatan liturgi dan katekese, 2. Perwujudan Iman dalam bentuk pelaksanaan nilai-nilai luhur Pancasila melalui gerakan amal kasih secara nyata.
 

 
sumber: Website KAJ