Homili Paus Fransiskus: 14 Juni 2016

 
Mendoakan musuh kita dapat menyembuhkan hati kita: itulah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Selasa pagi 14 Juni 2016 di kapel Casa Santa Marta, Vatikan. Mengenang masa kecilnya sendiri di Argentina, ketika orang-orang mendoakan agar para diktator pergi ke neraka, Paus Fransiskus mengingatkan bagaimana Yesus sendiri mengatakan agar kita mengasihi musuh kita dan mendoakan mereka yang menganiaya kita.
 

Surat Gembala Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016

 
Setiap tanggal 5 Juni masyarakat dunia memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Peringatan ini dimulai pada tahun 1971 itu, sebagai tindak lanjut konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (=PBB) tentang lingkungan hidup pada tanggal 5-7 Juni 1970; diadakan untuk mengajak semua orang agar sungguh peduli pada lingkungan hidup. Gereja, yang adalah kita semua, sebagai bagian dari masyarakat dunia, sudah seharusnya menanggapi ajakan itu secara aktif dan nyata.

 

Homili Paus Fransiskus: 12 Juni 2016

 
"Aku telah disalibkan bersama Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku" (Gal 2:19-20). Dalam kata-kata ini, Rasul Paulus secara kuat mengungkapkan misteri kehidupan Kristen, yang dapat diringkas dalam dinamika Paskah kematian dan kebangkitan yang diterima pada saat baptisan. Memang, melalui penenggelaman dalam air, kita masing-masing, karena itu, mati dan dikuburkan bersama-sama Kristus (bdk. Rm 6:3-4), dan muncul kembali, menunjukkan keluar kehidupan baru dalam Roh Kudus. Kelahiran kembali ini mencakup setiap aspek kehidupa kita: bahkan penyakit, penderitaan dan kematian yang diambil di dalam Kristus dan di dalam Dia menemukan makna utama mereka. Hari ini, pada hari Yubileum yang dikhususkan untuk orang-orang sakit dan para penyandang cacat, kata kehidupan ini memiliki resonansi khusus dalam pertemuan kita.
 

Surat Keluarga Juni 2016

Bersamamu aku merasa tenang,
Hidupku dipenuhi warna-warna cerah
Karena aku merasakan pelukan dan sapaan
Aku merindukan saat ini bersamamu
Saat kita berkumpul dan menghabiskan waktu
Aku merasakan keluarga yang lebih lengkap
Aku, kamu, dan anak-anak kita
Segala sesuatu menjadi lebih mudah kutanggung
Sebab aku merasa tidak sendirian berjuang
Mari habiskan biskuit dan teh manis kita
Sebab hidup masih menawarkan kegembiraannya.

 

Hari Minggu Biasa VII, 16 Mei 2016

"Maria adalah ibu umat manusia yang paling lembut; dialah tempat pengungsian bagi para pendosa." (St. Alfonsus de Liguori)

Markus 9:14-29
"Aku percaya, ya Tuhan! Tolonglah aku yang kurang percaya ini."

Renungan Singkat:
Kita semua telah dilengkapi oleh kuasa Yesus untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan dan roh-roh jahat. Syarat utama ialah percaya. Tetapi, karena ada jenis roh jahat yang hanya dapat diusir dengan berdoa, maka mau tidak mau kita harus menjadi pendoa-pendoa, selalu dekat dengan Yesus untuk dapat melakukan seperti yang Yesus lakukan. Apakah aku seorang pendoa? Berapa lama aku meluangkan waktu untuk berdoa setiap hari? Bagaimana dengan doaku hari ini?

 

Pages